Asal mula perayaan imlek

artikel cerita rakyat China china Hiburan info kebudayaan

Asal mula perayaan imlek

Posted By

asal mula perayaan imlek
tahun baru imlek

Tahun baru imlek merupakan perayaan penting untuk orang Tionghoa. Pada kesempataan kali ini, saya akan memposting tentang asal mula perayaan imlek. Perayaan tahun baru imlek sendiri dimulai di hari pertama bulan pertama, di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh, di tanggal ke lima belas. Tahun baru imlek sangat identik dengan warna merah, barongsai, petasan, dan lain sebagainya yang kita lihat ketika ada perayaan tahun baru imlek. Ternyata ada asal muasalnya kenapa perayaan tahun baru imlek identik dengan warna merah, berikut akan saya berikan beberapa penjelasannya.

  1. Untuk mengusir nian

    asal mula perayaan imlek
    nian

 

 

 

 

 

 

Pada zaman dahulu, hiduplah makhluk aneh bernama nian. Dia diberi nama nian, karena dalam bahasa mandarin, nian itu sendiri artinya tahun. Makhluk aneh bernama nian ini hanya muncul setahun sekali pada saat perayaan imlek. Di China ada banyak sekali desa, setiap tahun selama musim semi, orang-orang sibuk bercocok tanam. Setelahnya mereka memanen padi, padinya kemudian disimpan di lumbung-lumbung, sebagai persiapan untuk musim dingin. Namun, setiap kali musim dingin, para penduduk desa merasa sangat ketakutan, karena pada musim dingin inilah, makhluk aneh bernama nian itu muncul, meresahkan warga.

asal mula perayaan imlek
penduduk desa yang takut akan kehadiran nian

Makhluk aneh ini sangatlah menyeramkan, dikepalanya ada beberapa tanduk tajam, sepasang matanya menyala-nyala menyorot tajam setiap penduduk desa, gigi dan kukunya pun sangat tajam-tajam. Dia hidup di dasar lautan yang sangat dalam dan dingin. Namun jika ia sudah berada di desa, dia akan menyerang siapa saja yang menghalanginya, bahkan tak segan-segan untuk memakan penduduk desa. Makhluk ini sangat kuat dan buas. Jika ia berjalan, semua ladang dan rumah-rumah penduduk desa langsung roboh seketika ! Para penduduk benar-benar sangat ketakutan dibuatnya, jika si nian datang, para peduduk akan mulai mencari-cari tempat persembunyiaan, agar mereka tidak diganggu oleh nian !

Setelah dilihat-lihat, ternyata si nian hanya datang setahun sekali, yaitu pada saat perayaan imlek saja. Karena itu, para penduduk desa berkerumun untuk membicarakan bagaimana cara memusnahkan nian dari desa mereka. Beberapa orang pun bercerita, bahwa ia pernah melihat nian menjauhi warna merah, dan pergi begitu mendengar bunyi-bunyi petasan, akhirnya mereka pun sepakat untuk memakai baju merah, membuat lampion serba merah di tiap-tiap pintu, dan menyiapkan petasan-petasan yang sangat kencang untuk mengusir nian. Tahun selanjutnya, ketika nian datang di malam tahun baru imlek, para penduduk desa sudah bersiap-siap dengan baju, lampion, dan peralatan serba merah lainnya, juga petasan. Mereka masih bersembunyi, menunggu kedatangan nian.

asal mula perayaan imlek
petasaan untuk mengusir nian

Dan ketika nian muncul di tengah-tengah rumah warga, saat itulah dengan penuh hati-hati para penduduk desa keluar dari persembunyian mereka, dengan menyalakan genderang, tabuh, drum dan petasaan. Mendengar suara berisik dan ribut itu, nian sangat kaget dan segera bergerak mundur menjauhi warga, terlebih lagi ketika melihat para penduduk desa memakai baju bewarna merah. Si monster nian langsung lari ketakutan menjauhi rumah warga, semenjak itulah imlek diwarnai dengan warna merah dan petasan-petasan atau barongsai, agar si monster nian tidak menganggu. Berikut adalah film pendek tentang nian, yang saya ambil dari youtube. Silahkan menonton.

 

Tagged , , ,

Written by

Leave a Reply

Kunjungi Fanpage bimbel.umimira dan gabung untuk dapat info terbaru

Join Now